Di pasar, toko, maupun supermarket banyak sekali kita temui
produk pangan dan makanan instan atau makanan siap saji baik berupa kemasan
kaleng, botol, plastik, box, dll. Dimana produk itu di jual tidak menjamin
keamanan dan kebaikan mutu produk. Bisa saja terjadi kebocoran kemasan, belum
tersertifikasi oleh BPOM ataupun karena tanggal kadaluarsa produk yg telah
lewat. Banyak sekali kasus keracunan bahan makanan ataupun minuman dalam
kemasan sehingga saran saya bagi anda yang biasa berbelanja barang pangan
tersebut. Mayoritas sih ibu-ibu, tapi tidak menutup kemungkinan bapak-bapak
atau anak-anak. He3. ^.^ "Telitilah sebelum membeli". Anda tidak mau
kan terjadi hal yg tidak di inginkan pada anak-anak anda ataupun keluarga anda
karena kita tidak mau/malas ber-repot-repot ria meneliti sebuah produk sebelum
kita memutuskan untuk membelinya. Berikut ini saya share beberapa hal yg perlu
kita teliti pada label sebelum membeli produk terutama pangan olahan atau
makanan jadi dalam kemasan :
Tuesday, October 22, 2013
Tuesday, September 17, 2013
PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2013
Telah di buka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Sidoarjo tahun 2013. Untuk informasi lebih lengkapnya dapat anda download pada link di bawah ini.
Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Sidoarjo Tahun 2013
Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Sidoarjo Tahun 2013
SEKOLAH SEHAT BERSAMA KADER TIWISADA
Kemarin tepatnya tanggal 16 September 2013 di Aula Puskesmas
Gedangan berkumpulah anak-anak terpilih dari jenjang pendidikan SMP maupun SMA
dari wilayah kerja Puskesmas Gedangan. Siapa sih mereka ? mereka adalah para
Kader Tiwisada. Anak-anak terpilih dari sekolah masing-masing yang peduli terhadap kesehatan, baik itu kesehatan diri, teman, keluarga, dan
lingkungannya. Merekalah pahlawan-pahlawan dalam bidang kesehatan.
Monday, July 29, 2013
Friday, July 12, 2013
MEROKOK..?? BERBAHAYAKAH..??
Sejarah tembakau sebagai komoditi dagang di perkenalkan oleh
Belanda ke Indonesia pada abad ke-17 dan menjadikan Batavia sebagai pusat
perdagangan tembakau di wilayah Asia Timur pada abad tersebut. Dan akhirnya
sampai sekarang di konsumsi kebanyakan pria dewasa bahkan mulai merambah ke
wanita dan anak-anak. Kemarin saya sempat tersenyum miris melihat anak seumuran
SMP yang di marahi habis-habisan oleh ayahnya karena ketahuan merokok dengan
temannya. Tapi si ayah lupa akan satu hal, bahwa dia juga perokok berat, dan
dia merokok di dalam rumah juga. Perokok memarahi perokok, Nah lho..!! (^_^). Kali
ini saya akan bahas merokok dan bahayanya meskipun itu sudah di tuliskan di
samping bugkus rokok yang mungkin juga para perokok sudah hafal di luar kepala
(tapi kok ya masih juga kolu di hisap
ya.. soalnya saya yakin perokok-perokok itu juga tidak buta huruf..), okelah gak
usah panjang dan lebar, Lets check it out..
Wednesday, July 10, 2013
GERAKAN INDONESIA BERSIH
Sampah hingga saat ini menjadi permasalahan yang krusial.
Beberapa daerah begitu kesulitan dalam menangani hal ini. Setiap orang
Indonesia rata-rata menghasilkan 0,5 kg sampah/orang/hari.
Direktur Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan
Lingkungan, Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr Tjandra Yoga Aditama Sp.P(K),
MARS, DTM&H, DTCE, dalam Rapat Koordinasi Nasional Gerakan Indonesia Bersih
(GBI), di Jakarta, mengatakan untuk mengatasi pengelolaan sampah perlu
dilakukan 3R yaitu, Reduce : Kurangi jumlah sampah, Reuse : Sedapat mungkin
jangan gunakan bahan yang sekali pakai buang, tapi gunakan yang dapat digunakan kembali, dan
Recycle : Sampah organik dapat di olah kembali menjadi pupuk.
Monday, June 17, 2013
Kampanye ABAT Puskesmas Gedangan
AKU BANGGA AKU TAHU merupakan program promosi kesehatan yang
digalakkan oleh KEMENKES RI dengan sasaran kaum muda usia 15-24 tahun. Kenapa
cuma umur segitu? Begini ceritanya (^_^)..
(kok jadi kayak di tivi-tivi he3x), menurut data kemenkes kasus tertinggi
HIV/AIDS di Indonesia dialami oleh rentang usia 20-29 tahun yaitu sebanyak
43,6%. Nah, masa waktu terinfeksi sampai menjadi AIDS itu kurang lebih 5-10
tahun. Jadi, sudah jelas pada usia 15-24 tahun mereka mulai terpapar virus HIV.
Sedangkan hasil RISKESDAS tahun 2010 di dapatkan bahwa umur 15-24 tahun hanya
sekitar 11,8% yang mengetahui informasi yang benar dan komprehensif tentang
HIV/AIDS. Lalu yang 88,2% kemana ya..? Penulis juga tidak tahu. ^_^












