UPTD Puskesmas Gedangan

Jl. Raya Gedangan No.330 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur - Indonesia. Kode Pos 61254. Telp(031)8533726. Email: puskesmasgedangan@yahoo.com.

UPTD Puskesmas Gedangan

Jl. Raya Gedangan No.330 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur - Indonesia. Kode Pos 61254. Telp(031)8533726. Email: puskesmasgedangan@yahoo.com.

UPTD Puskesmas Gedangan

Jl. Raya Gedangan No.330 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur - Indonesia. Kode Pos 61254. Telp(031)8533726. Email: puskesmasgedangan@yahoo.com.

UPTD Puskesmas Gedangan

Jl. Raya Gedangan No.330 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur - Indonesia. Kode Pos 61254. Telp(031)8533726. Email: puskesmasgedangan@yahoo.com.

UPTD Puskesmas Gedangan

Jl. Raya Gedangan No.330 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur - Indonesia. Kode Pos 61254. Telp(031)8533726. Email: puskesmasgedangan@yahoo.com.

Sunday, October 9, 2016

DALAM PERBAIKAN...!!

Maaf untuk ketidak nyamanan pengunjung. Karena blog masih dalam perbaikan untuk memudahkan navigasi dan tampilan yang lebih baik. terima kasih.

Wednesday, October 21, 2015

"AKHIR ERA ABATISASI" AYO GALAKKAN 3M+

Judul ini saya buat sama dengan artikel yang saya baca beberapa waktu lalu. Memang ini bukan artikel baru, artikel ini tertanggal 24 Mei 2012 tetapi jujur saya pun baru tahu informasi seperti ini. Jika ingin membacanya secara lengkap silahkan kunjungi : http://makassar.tribunnews.com/2012/05/24/akhir-era-abatisasi.

Beberapa yang bisa saya rangkum adalah Abate yang dulu menurut penelitian merupakan larvasida yang aman digunakan, tetapi berdasarkan penelitian dari WHO terbaru ternyata beresiko karsinogenik jika digunakan dalam rentang waktu yang lama, seperti saya cuplik dari artikel tersebut :
"Abate bisa menjadi penyebab kanker (karsinogenik). Menurut Helen Murphy FNP-MHS dari Pacific Northwest Agriculture Safety & Health Center University of Washington, insektisida Organophospat  yang merupakan bahan baku pembuat abate dapat menyebabkan kanker pada sejumlah bagian tubuh. Seperti kanker otak, kanker paru, pankreas, leukimia, Kanker prostat, Kanker ovarium dan Kanker Payudara. Juga menyebabkan anak lebih rentan tiga kali menderita kanker dibandingkan orang dewasa. Selain kanker dapat juga menyebakan keracunan pada sejumlah organ tubuh. Seperti sakit  kepala, lelah dan tremor merupakan gejala keracunan  otak. Sedangkan  sesak napas, batuk dan nyeri pada dada merupakan gejala keracunan pada paru-paru. Sementara keracunan pada saluran pencernaan ditandai dengan diare, muntah dan kram pada perut."

Apa sih Abate?
 
Abate merupakan merek dagang dari  Temefos suatu insektisida yang termasuk golongan Organophosfat  (OP).  Suatu golongan insektisida yang  dalam susunan kimianya  mengandung fosfor.  Awal penemuan insektisida ini  terjadi  pada masa Perang Dunia  II dalam rangka penelitian  “gas saraf” untuk kepentingan perang. Gas-gas saraf lainnya  yang termasuk golongan OP  adalah sarin, soman dan tabun. Menurut  Badan Kesehatan Dunia (WHO) insektisida ini termasuk dalam  Klasifikasi II  atau berbahaya.

Bubuk Abate dalam kemasan
OP merupakan insektisida yang paling beracun terhadap vertebrata (hewan bertulang belakang) dibandingkan insektisida lain. Ciri khas dari OP adalah daya knockdown yang cepat, toksisitas terhadap mamalia rendah, toksik terhadap vertebrata, relatif kurang stabil, korosif dan yang paling khas adalah berbau. Cara kerja OP  dengan menghambat  enzin kolinesterase yang terdapat dalam  sistem saraf.  Enzim ini menjadi  terfosforilasi  (keracunan fosfor) ketika terikat dengan OP dan ikatannya bersifat tetap (reversible). Penghambatan ini menyebabkan terkumpulnya  asitelkolin pada  sinaps (bagian sel saraf) dan mengakibatkan kejang otot dan akhirnya menyebabkan kelumpuhan serta kematian pada jentik maupun serangga dewasa.
 
Selama ini pemerintah dalam hal ini kementerian kesehatan masih menjadikan Abate sebagai salah satu strategi program pengendalian  DBD yang dikenal dengan program ABATISASI.  Selain abatisasi program lainnya adalah Fogging massal, Fogging focus, Pemantauan jentik berkala, dan  Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) atau lebih dikenal dengan program 3M plus yaitu menutup, menguras dan mengubur serta penggunaan bubuk abate. Penekanan penanggulangan demam berdarah  pada nyamuk penyebab demam berdarah terjadi karena sampai saat ini belum tersedia vaksin untuk pencegahan.  Selain itu obat untuk membasmi virus DBD  juga belum ditemukan.

Apa Pengganti Abate sebagai PLUSnya 3M jika Abate sudah tidak aman lagi ??
Dari artikel tersebut ada beberapa insektisida alternatif dari golongan biologis (mikroba) yang saat ini tersedia dipasaran terdapat tiga jenis insektisida biologis yaitu Bacillus  thuringensis (Bti), Bacillus sphareucis (Bs.) dan Zat Pengatur Tumbuh Serangga (Insect Growth Regulator). Menggunakan mikroorganisma  menyebabkan kerusakan yang berlanjut pada kematian jentik. Namun  aman bagi manusia dan mahluk hidup lainnya.
Tetapi sebenarnya larvasida alami banyak tersedia di sekitar masyarakat salah satunya juga IKAN, atau biasa kader Jumantik menyebutnya IKANISASI. Ikan merupakan predator alami larva. Beberapa ikan yang efektif untuk pemakan jentik adalah Ikan Cupang (Ctenops Vittatus), Ikan Nila (Oreochromis niloticus), Ikan Mas, dan Ikan Cetul.

Pada akhirnya cara paling aman adalah dengan lebih menggalakkan 3M..!!
(by.phtrx24)

Sumber :
http://makassar.tribunnews.com/2012/05/24/akhir-era-abatisasi
http://riopamungk.blogspot.co.id/2011/12/perbandingan-keefektifan-antara-ikan.html
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph/article/viewFile/3054/2822

Gambar :
http://bimg.antaranews.com/bengkulu/2013/11/ori/20131110bubuk-abate.jpg

Friday, September 4, 2015

KEGIATAN POS GIZI DI DESA GEMURUNG

          Beberapa Hari yang lalu Kegiatan Pos Gizi Mulai diadakan di Desa Gemurung dan masih berlangsung sampai sekarang. Pos Gizi merupakan suatu wadah atau tempat yang berbasis keluarga dan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan gizi bagi balita gizi buruk dan gizi kurang yang dilaksanakan oleh kader dan masyarakat dengan bimbingan petugas kesehatan untuk dapat mengurangi jumlah anak kurang gizi untuk saat ini dan mencegah terjadinya kekurangan gizi setelah program ini dilakukan. 

         Dimulai dengan dibukanya Pelatihan Kader Pos Gizi Desa Gemurung Oleh Kepala Puskesmas Gedangan dr. Yoppy Agung Priambodo dan Kepala Desa Gemurung. Dihadiri oleh kader-kader Desa Gemurung yang memang dipilih karena kepeduliannya terhadap kualitas gizi anak di desanya. Karena Kegiatan Pos Gizi ini nantinya akan dijalankan oleh rakyat dan manfaatnya untuk rakyat Desa Gemurung itu sendiri. Salah satu

PERWAKILAN PUSKESMAS GEDANGAN JUARA II LOMBA KADER SANITASI TINGKAT SMA/MA/SMK DI DINKES SIDOARJO


Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 18-19 Agustus 2015 telah diadakan lomba Kader Sanitasi setingkat SMA/MA/SMK di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Peserta merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan di kabupaten sidoarjo. Puskesmas Gedangan menyeleksi sekolah-sekolah di seluruh Kecamatan Gedangan dan dipilihlah perwakilan dari SMAN 1 Gedangan atas nama Maudy Riski Wahyuniawan dan M. Fadil untuk mewakili Puskesmas Gedangan dan sekolahnya.

Tema lomba kader sanitasi kali ini adalah desa ODF (Open Defecation Free).  Dengan bimbingan dari pengelola program sanitasi puskesmas gedangan yaitu ibu Rina asyuniati dan pengelola program promosi kesehatan ibu Amini, peserta memulai persiapannya dengan berbagai kegiatan seperti :

Tuesday, July 14, 2015

[Tips] MUDIK SEHAT, AMAN, DAN SELAMAT


  1. Siapkan Kondisi Fisik Yang Sehat Dan Prima Sebelum Mudik
  2. Periksa Kondisi Kelayakan Kendaraan
  3. Tidak Meminum : Obat-obatan yang menyebabkan kantuk atau minuman keras sebelum dan selama mengemudikan kendaraan
  4. Beristirahat setiap 4 jam
  5. Jangan Paksakan Mengemudi Bila LELAH dan MENGANTUK

LOGO BARU PUSKESMAS

        Pada tanggal 17 Oktober 2014 lalu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Menteri baru tentang Pusat Kesehatan Masayarakat (Puskesmas) yang tertuang dalam Permenkes No.75 Tahun 2014. Semua hal tentang Puskesmas diatur di dalamnya, mulai dari persayaratan lokasi, gedung, tata ruang, kepegawaian, standart minimal alat kesehatan, Registrasi, dll. Termasuk juga logo bagi Puskesmas yang selama ini tidak memiliki logo khusus (selama ini memakai logo Bhakti Husada).

Friday, May 16, 2014

CERMAT MEMBACA PENANDAAN (LABEL) PADA KEMASAN OBAT

     Obat adalah zat kimia baik berasal dari tumbuhan atau hewan yang bersifat racun, namun dalam jumlah tertentu memberikan efek mengobati penyakit. (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia).

     Dengan definisi seperti di atas bahwa obat sebenarnya bersifat racun, dapat menjelaskan kenapa kita perlu cermat membaca penandaan (label) pada kemasan obat. Dengan cermat membaca Label obat kita mendapatkan informasi mengenai khasiat dan keamanan obat, serta cara penggunaannya dan informasi lain yang diperlukan. Apa yg di maksud dengan penandaan (Label) obat adalah informasi yang di cantumkan pada etiket kemasan obat.



Sunday, March 9, 2014

KEBIASAAN BURUK PEMICU INFLUENZA




Seseorang mengalami sakit influenza biasanya terjadi saat daya tahan tubuh menurun. Tapi tahukah anda jika sakit influenza atau flu tidak hanya di pengaruhi oleh ketahanan tubuh, tapi juga karena kebiasaan buruk.

Kebiasaan buruk biasanya memicu influenza atau biasa kita sebut flu, dan terdapat beberapa kebiasaan yang sepintas tampak remeh dan biasa dilakukan oleh banyak orang. Namun tanpa disadari, kebiasaan-kebiasaan tersebut bisa membuat mereka lebih mudah  terkena flu.

Kebiasaan apa saja yang bisa membuat seseorang lebih mudah terkena flu menurut lansiran Healthy Living, mari kita lihat di bawah ini :